Penempatan Dana BCA ala Obligasi Korporasi Masih Naik 25,5%

Penempatan Dana BCA ala Obligasi Korporasi Masih Naik 25,5% Penempatan Dana BCA ala Obligasi Korporasi Masih Naik 25,5%

BERITA - JAKARTA. Penempatan mal hadapan obligasi korporasi merupakan khilaf satu alternatif bagi perbankan tingkat imbal hasil aset, terutama hadapan saat permintaan kredit masih lesu. Saat ini penyaluran kredit perbankan sudah semakin memtidak marah dari tekanan dibuntuti pandemi Covid-19, termasuk kredit korporasi. 

Kendati penyaluran kredit semakin membaik, penempatan anggaran beberapa bank cukup obligasi korporasi masih mengalami pertumbuhan. Hal ini sejalan dengan likuiditas bank yang masih sangat leluasa. 

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya, mencatat penempatan dana atas obligasi korporasi seagam Rp 29,1 triliun per Maret 2022. Itu meningkat 25,5% daripada periode nan sepadan tahun sebelumnya (year on year/YoY). 

Sedangkan total kredit BCA tercatat tumbuh  8,6% YoY menjadi Rp 637,1 triliun cukup kuartal I tahun ini. 

Vera Eve Lim Direktur Keuangan BCA mengatakan, pihaknya mencermati bahwa penempatan devisa atas instrumen obligasi korporasi merupakan bagian mengenai strategi pengelolaan likuiditas perusahaan serta mendukung perekonomian nasional. Hal ini juga kepada menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas bersama ekspansi kredit yang sehat. 

“Ke depan, penempatan atas obligasi korporasi diperkirakan masih akan tumbuh didukung menjumpai likuiditas bank bersama pemulihan perekonomian nasional,” kata Vera atas Kontan.co.id, Senin (23/5). 

Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran pinjaman perbankan dekat segmen korporasi tumbuh 5,8% yoy dalam Rp 2.957,6 triliun dengan kuartal terutama 2022. Bahkan BI memperkirakan kebutuhan pinjaman korporasi dengan April meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

  BBCA Chart by TradingView new TradingView.widget({"width": "100%","height": 350,"symbol": "IDX:BBCA","interval": "D","timezone": "Asia/Jakarta","theme": "light","style": "1","locale": "en","toolbar_bg": "#f1f3f6","enable_publishing": false,"allow_symbol_change": true,"save_image": false,"container_id": "tradingview_fabbca211"});

BCA berhasil mencatatkan pertumbuhan angsuran korporasi mencapai 9,2% mencapai Rp 286,97 triliun atas Maret 2022. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyebut angsuran korporasi menjadi penopang pertumbuhan angsuran perusahaan. 

Pertumbuhan kredit sejalan beserta pemulihan ekonomi nasional. Pertumbuhan kredit pun terjadi di semua segmen termasuk kredit bisnis bersama konsumsi," terangnya. 

Cek Berita lagi Artikel yang lain dempet Google News