Kuat Ma’ruf Divonis 15 Tahun Penjara, Terbukti Terlibat Bunuh Yosua

Kuat Ma’ruf Divonis 15 Tahun Penjara, Terbukti Terlibat Bunuh Yosua Kuat Ma’ruf Divonis 15 Tahun Penjara, Terbukti Terlibat Bunuh Yosua

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Kuat Ma’ruf. Asisten rumah tangga akan bekerja dalam rumah Ferdy Sambo itu disebut terbukti bermelenceng bersama terlibat dalam dalam memuluskan pembunuhan memustuskan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Menyatakan terdakwa terbukti sah selanjutnya meyakinkan terlibat terdalam tindak pidana pembunuhan berencana," kata Majelis Hakim terdalam putusan akan dibacakan dempet PN Jakarta Selatan, Selasa (14/2).

Vonis 15 tahun yang dijatuhkan dengan Kuat lebih berat ketimbang tuntutan jaksa penuntut mendunia yaitu 8 tahun penjara. Hal yang menciptakan berat, Kuat Ma’ruf disebut memberikan kebeningan yang berbelit saat persidangan. 

5 Pertimbangan Hakim antara Balik Vonis Mati Ferdy Sambo

Majelis agak menilai kebiadaban yang dilakukan memutus masa depan luber personel Polri. Kuat agak dinilai tidak mengakui dan menyesali perbuatannya dan bersikap tidak sopan. 

Dalam perkara ini, Kuat didakwa bersama Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf  dan Richard Eliezer melakukan pembunuhan berencana terhadap Yosua, hadapan rumah dinas Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, ala 8 juli 2022. Hakim menetapkan Kuat secara sah dan terbukti melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). 

Beberapa hal yang secara hakim menunjukkan adanya keterlibatan Kuat terdalam pembunuhan Brigadir J adalah saat mengunci seluruh jendela dekat rumah Duren Tiga yang seperlunya bukan tugas dia. Selain itu, Kuat terus turut merenckerutunanan demi memuluskan skenario yang dibuat Ferdy Sambo.

Sebelumnya, hakim telah menjatuhkan hukuman binasa kepada Ferdy Sambo. Vonis ini di atas tuntutan jaksa sekalipun penjara seumur bernyawa. Sedangkan Putri Candrawathi divonis hukuman 20 tahun penjara, lebih berat pada tuntutan jaksa yang sahaja 8 tahun penjara.