Kesabaran Mulai Habis, Nasabah Kresna Life Gugat OJK

Kesabaran Mulai Habis, Nasabah Kresna Life Gugat OJK Kesabaran Mulai Habis, Nasabah Kresna Life Gugat OJK

BERITA - JAKARTA. Permintaan nasabah Kresna Life cukup OJK menjumpai mencabut sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU) penuh akan tak kunjung dikabulkan tampaknya membuat kesabaran mulai habis. Alhasil, mereka telah mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum.

Adapun, melampaui kuasa hukumnya Benny Wulur, nasabah telah mendaftarkan gugatan atas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beserta nomor perkara 373/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst atas 1 Juli 2022.

Dalam gugatan tersebut, tak saja OJK saja nan digugat melainkan ada beberapa nama pejabat OJK, diantaranya adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Anggota Dewan Komisioner OJK IKNB Riswinandi, dan beberapa pejabat OJK lainnya nan menangani kasus Kresna Life.

Di kasus ini, nasabah menilai OJK telah lalai dalam melaksanakan fungsinya sebagai pengaturan lagi pengawasan terhadap lembaga jasa keuangan, dalam hal ini yaitu Kresna Life.

Selain itu, nasabah pula melihat OJK tidak konsisten paling dalam memberikan sanksi atas kira-kira pertindakanan asuransi yang menyimpan mamelenceng serupa terkait likuiditas. Nasabah membandingkan dengan sanksi yang diberikan atas Wanaartha Life yang hanya PKU sebagian.

“Sejak Kresna gagal pada awal 2020, nasabah sudah berulang kali beserta susah payah menghubungi OJK menjumpai mendapatkan solusi agar dana dapat dibayar, baik ada langsung ke OJK maupun meterusi surat2. Tapi komunikasi OJK sangat minim lagi yang didapat nasabah hanyalah sanksi terhadap Kresna yang kembar sekali tidak memberikan solusi nyata,” ujar khilaf satu nasabah Kresna Life, Nurlaila.

Sebelumnya, Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot pun telah menegaskan bahwa pengawasan yang telah dilakukan OJK terhadap pertindakanan asuransi telah dilakukan setara beserta kewenangan, aturan dan ketentuan yang berlaku.

Terkait Kresna Life, Sekar bilang perusahaan sudah menyampaikan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK), dan bertara mekanismenya OJK masih menganalisa usulan RPK itu apakah dapat mengatasi permasalahan keuangan perusahaan.

“Analisa RPK spesialnya untuk menilai apakah langkah-langkah Kresna Life dapat menyelesaikan kewajibannya kepada pemegang polis,” ujar Sekar.

Cek Berita maka Artikel yang lain dalam Google News