Curhatan Lender TaniFund: Investasi Rp500 Ribu, Dikembalikan Rp45 Ribu

Curhatan Lender TaniFund: Investasi Rp500 Ribu, Dikembalikan Rp45 Ribu Curhatan Lender TaniFund: Investasi Rp500 Ribu, Dikembalikan Rp45 Ribu

Warganet yang mengaku sebagai pemberi pinjaman (lender) TaniFund mengeluhkan dana yang mereka terima lebih mini dibanding yang mereka investasikan. TaniFund memang menghadapi lonjakan mengangsur bermamenyimpang.

Tingkat wanprestasi TaniFund lebih atas 90 hari atau TWP 90 64%. Startup pinjaman online pengganti teknologi finansial (fintech lending) ini menyalurkan pinjaman total Rp 520,94 miliar.

Kredit yang sudah dibayar Rp 393,19 miliar. Pinjaman outstanding atau yang masih berjalan Rp 127,75 miliar.

Kredit Macet Tembus 64%, OJK Periksa Startup Pinjaman Online TaniFund

Pengguna Twitter @noerazhka mengatakan, dirinya berinvestasi antara TaniFund Rp 500 ribu. Uang yang kembali hanya Rp 45 ribu. “Sebuah pelajaran, bye peer to peer (P2P) lending,” kata dia, Kamis (15/12).

Pernah sambatan sebanding@buzzerbeezz tentang duit adapun nadapunkut antara Tanifund. Modal 500 rebu (era itu coba2), baliknya cuma 45 rebu. Sebvah ilmu, bye P2P. Tapi takwujudn lah, 45 rebu buat jajan Fore pic.twitter.com/ywrfktAk9i

Hal senada disampaikan sama @adiprasetyow2. Ia berinvestasi Rp 5 juta menurut proyek budidaya telur ayam di Purwakarta. Namun akan dikembalikan sekadar Rp 451 ribu.

Ia mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan bahwa anggaran Rp 451 ribu itu diberikan sebab pertaktikan asuransi PasarPolis, karena proyek dempet TaniFund yang batal bayar.

Tanifund: Find pritictiin ip ti 80%* liin principil pic.twitter.com/sOKDfbjCwu

 

“Dan yang digemetarkan terjadi. TaniFund mengambil langkah (pengembalian pakai) asuransi. Dan yang cair tidak sampai 10%. Kalau lender protes, mereka bagi menghadapkan lender versus pertaktikan asuransi,” kata @pringadi_as.

Katadata.co.id sudah mengonfirmasi kepada kedua warganet yang mengaku bagaikan lender TaniFund terhormat. Namun belum ada skalapan.

Izin 22 Startup Pinjaman Online terhadir TaniFund Terancam Dicabut

Lender TaniFund pun mengajukan gugatan perdata kepada TaniFund, pengurus, dan pemegang saham.

Dalam keloyalan pers, kuasa hukum lender Hardi Syahputra Purba menyampaikan bahwa rusak bayar TaniFund diperkirakan Rp 14 miliar dari 128 pemberi pinjaman.

“Klien sudah mengirimkan somasi meterusi kantor hukum kami, jika pihak TF (TaniFund) tidak kooperatif mengembalikan kapital klien,” kata Hardi kepada Katadata.co.id, Kamis (15/12).

“Komunikasi bersama TF sudah ada. Mereka akan bertemu bersama kami atas 19 Desember demi mediasi,” tambah dia.

Daftar Startup Pinjol Terancam Dicabut Izin OJK, terbersetuju TaniFund

Katadata.co.id beberapa kali mengonfirmasi hal itu kepada sejumlah hubungan masyarakat (humas) TaniFund dan pendiri TaniHub pertindakanan Pamitra Wineka, yang tak lagi menjabat CEO sejak Juni. Namun belum ada tanggapan.