Cara Daftar Program Rehab untuk Mencicil Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan

Cara Daftar Program Rehab untuk Mencicil Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Cara Daftar Program Rehab untuk Mencicil Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

BERITA - Jakarta. Simak cara daftar program Rencana Iuran Bertahap (Rehab) bagi membayar tunggakan iuran JKN-KIS dempet BPJS Kesehatan nan tertunda lebih dari 3 bulan. Dengan program Rehab, masyarakat nan menguasai tunggakan iuran BPJS Kesehatan bisa membayar secara cicilan.

BPJS Kesehatan mengeluarkan program Rehab tersebut agar masyarakat mendapat keringanan maka kemudahan untuk melunasi tunggakan iuran beserta cara pembayaran secara bertahap. Program Rehab tersebut akan menyasar peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU/Mandiri) maka Peserta Bukan Pekerja (BP).

Perlu diketahui, jika peserta JKN-KIS tidak membayarkan iuran bulanan maka kepesertaannya tidak dapat digunakan alias menjabat tidak rajiin. Untuk bisa mendapatkan layanan jaminan kesehatan, peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan mesti mengrajiinkan kepesertaan demi membayar iuran bulanan adapun tertunggak.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, maka Jambi, Eddy Sulisitijanto menjelaskan tentang program Rehab. Dia mengatakan bahwa program tercatat diadakan karena BPJS Kesehatan berlimpah mendengar keluhan peserta adapun sudah lama tidak membayar tunggakan, sehingga kesulitan untuk membayar tunggakannya secara sekaligus. "Sekarang peserta JKN-KIS segmen PBPU maka BP adapun menunggak bisa mengangsur tunggakannya sehingga memberi kesudahan untuk mengaktifkan kepesertaannya," kata Eddy dikutip daripada laman BPJS Kesehatan, Jumat (28/1/022).

Syarat bersama ketentuan program REHAB bagi membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan

Terdapat beberapa persyaratan dan ketentuan bagi peserta JKN-KIS yang ingin mengikuti program Rehab BPJS Kesehatan. Syarat terutama, merupakan peserta katergori PBPU/Mandiri dan BP yang menguasai tunggakan iuran 3 bulan hingga mentok 24 bulan. Pendaftaran program tersebut dapat dilakukan melantasi aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165.

Selain itu, maksimal periode pembayaran iuran bisa dilakukan selama 12 tahapan. Jika nanti tunggakan telah lunas dibayarkan, maka status kepesertaannya buat kembali sunguh-sungguh.

Cara mendaftar program Rehab untuk membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan

Eddy menjelaskan jika peserta ingin melakukan pendaftaran program Rehab BPJS Kesehatan maka dapat mengaksesnya medahului menu "Rencana Pembayaran Bertahap" antara aplikasi Mobile JKN. "Selanjutnya peserta dapat mengikuti arahan yang tertera. Kami menghimbau agar peserta yang mendaftarkan program Rehab agar membaca atas seksama ketentuan-ketentuan yang berlaku sebelum menyetujui mendaftar program Rehab," menyingkapnya.

Pembayaran tunggakan ini doang memperhitungkan tunggakan satu keluarga. Sesantak, perserta program Rehab tidak perlu lagi melakukan pendaftaran program Rehab akan setiap anggota keluarga.

Berikut adalah susunan cara mendaftar program Rehab untuk membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN dikutip mengenai laman BPJS Kesehatan: Masuk ke akun Mobile JKN peserta Pilih menu "Rencana Pembayaran Bertahap" Setelah itu, nanti atas muncul informasi mengenai program Rehab maka total tunggakan serta syarat maka ketentuan program Rehab Kemudian atas ditampilkan simulasi tagihan yang dapat dipilih untuk peserta JKN-KIS Jika berhasil melakukan pendaftaran program Rehab, peserta tinggal membayarkan cicilan sepadan demi ketentuan simulasi pembayaran yang dipilih. Setelah tunggakan iuran lunas terbayar, modernlah kepesertaan BPJS Kesehatan dapat aktif kembali.

Itulah cara daftar program Rehab bagi membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Segera bayar iuran bulanan BPJS Kesehatan Anda agar tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di RS.

Artikel ini telah tayang hadapan Kompas.com lewat judul "Ada Tunggakan BPJS Kesehatan? Cicil Saja Menggunakan Program Rehab",

Penulis : Taufieq Renaldi Arfiansyah Editor : Inten Esti Pratiwi

Cek Berita maka Artikel yang lain dempet Google News