Pemerintah Daerah di Jawa – Bali Diminta Siapkan Langkah Penanganan Covid-19

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menetapkan perpanjangan PPKM, untuk wilayah Jawa-Bali. Yakni pada 10-23 Mei 2020 mendatang.

Pemerintah Daerah di Jawa – Bali Diminta Siapkan Langkah Penanganan Covid-19

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Bagian Pemberitaan MPR RI)

Wowsiap.com - Dengan perpanjangan berlakunya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), maka pemerintah harus tetap melakukan testing dan tracing. Hal itu guna memantau perkembangan Covid-19.

“Termasuk meminta masyarakat untuk tetap tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Seoul, Korea Selatan, Selasa (10/5).

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menetapkan perpanjangan PPKM, untuk wilayah Jawa-Bali. Yakni pada 10-23 Mei 2020 mendatang.

“Kami meminta pemerintah daerah di wilayah Jawa-Bali, tetap mempersiapkan langkah-langkah penanganan Covid-19 secara maksimal. Utamanya pasca libur Lebaran 2022,” ujarnya.

Hal itu dikarenakan per dua minggu ke depan, baru 11 wilayah yang mendapatkan status PPKM level satu. Pihaknya juga meminta pemda di wilayah Jawa-Bali - khususnya yang masih berstatus di atas level satu PPKM - untuk lebih waspada.

“Yakni terhadap potensi terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Selain itu, memastikan prosedur-prosedur terkait penanganan Covid-19 dan protokol kesehatan tetap diterapkan secara baik dan benar,” tandasnya.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selain tetap menangani kasus Covid-19, juga harus mengikuti perkembangan kesehatan melalui WHO. Yakni agar dapat bertindak hati-hati dan waspada terhadap ancaman munculnya penyakit lain.

“Dimana saat ini tengah melanda Indonesia, seperti hepatitis akut misterius,” tegasnya.

PPKM   pemerintah   Covid-19   level   protokol kesehatan